• Select your menu
logo_optimislogo_optimislogo_optimislogo_optimis
  • Home
  • About Us
  • Produk
  • Artikel
  • Login Member
✕
SEBELUM ANDA MENUTUP POLIS ANDA
Maret 7, 2020
Tanaman Dinilai Buahnya, Hewan Dinilai Dari Fisiknya, Manusia…?
Maret 10, 2020
Published by optimissuperadmin on Maret 10, 2020

SMART Installment: Sama-sama mencicil, apa bedanya?
 
Jaman now, apa yang tidak bisa dicicil. Mewujudkan impian tidak perlu tunggu lama. Cicil aja, judulnya.
 
Smartphone paling canggih? Cicil aja. Hanya 500ribu, dikalikan 24 bulan
Panci bolong? Cicil saja, beli sama tetangga.
Suntuk kerja ingin liburan? berangkat sekarang, bayar besok (dan berbulan-bulan depannya).
Bosan ngontrak? DP apartemen bisa cicil 5 tahun, sisanya? Lihat bagaimana nanti
 
Dari ketiga contoh di atas, apa bedanya?
Perbedaannya terletak pada :

  1. Apakah objek tersebut berDAMPAK jangka panjang atau sementara?
  2. Apakah objek tersebut dapat menHASILkan atau mengHABISkan uang?
  3. Apakah Objek yang dicicil dinikmati SEKARANG, atau didapat NANTI?
  4. Apakah Objek yang dicicil adalah KEINGINAN atau KEBUTUHAN?

 
Mencicil sesuatu yang dinikmati sekarang berarti Anda MEMINJAM income MASA DEPAN untuk kesenangan SAAT INI.
 
Mencicil sesuatu yang dinikmati di masa depan, berarti Anda MENYISIHKAN income saat ini, untuk kesenangan di MASA DEPAN.
 
Mencicil sesuatu yang nilai jualnya naik, disebut PRODUKTIF. Sedangkan mencicil sesuatu yang nilai jualnya menurun, disebut KONSUMTIF
 
Tapi kan itu semua baik? Benar. Prinsipnya, semua hal baik, namun tidak semua bermanfaat. Tidak semuanya SMART, walaupun benda yang dibeli dinamakan SMART-phone, SMART-car, dll
 
Jadi, bagaimana memenuhi keinginan yang menggunung, sementara tangan tak sampai?
Pengelolaan keuangan pribadi adalah sebuah keahlian yang sangat penting, namun sayangnya jarang diajarkan di sekolah. Beberapa tips yang dapat menyelamatkan Anda dari jeratan hutang adalah:

  1. Milikilah dana operasional 3 bulan pengeluaran di buku tabungan bank Anda. Mudah untuk dipakai baik melalui ATM maupun transfer setiap saat dibutuhkan.
  2. Kumpulkan dana darurat sebesar 6 bulan pengeluaran di deposito, agar tidak mudah terpakai karena keinginan sesaat yang impulsif.
  3. Bayar diri Anda terlebih dahulu. Menabunglah secara rutin ke dalam rekening sementara Anda. Jika saldo rekening ini sudah banyak, belilah asset yang produktif. Alokasikan ke beberapa instrumen investasi yang berbeda.
  4. Selalu dan dahulukan memiliki asuransi yang memadai untuk resiko terbesar Anda: kehilangan asset karena dipakai biaya berobat (Health insurance), kehilangan income karena sakit berat (Critical illness insurance) dan penggantian nilai ekonomis ketika dipanggil Tuhan sebelum masa tanggung jawab Anda berakhir (Asuransi jiwa).

 
Selamat berinvestasi dengan cerdas.

Edit Artikel




Bagikan artikel ke teman, rekan atau prospek dengan meng-klik tombol dibawah ini. (copy link, dan paste di social media anda)

Yuk Bagikan Artikel Berikut

© Optimis Agency 2023. Powered by 360system.id