Sakit Itu Menderita, tetapi Tombok Biaya Tambah Derita…
“Sudah punya asuransi rawat inap, perlu enggak ya upgrade ke asuransi yang sesuai dengan tagihan?”
Martin sudah punya asuransi kesehatan rawat inap yang dia buka sejak enam tahun lalu. Martin pun sudah pernah menggunakan manfaatnya saat dia sakit. Pihak asuransi membayarkan sejumlah biaya rawat inapnya, biaya dokter, biaya penunjang medis, dan biaya rawat jalan.
Beberapa waktu kemudian, Martin pun mengalami kecelakaan motor dan dia harus menjalani operasi tulang belikat di pundaknya. Dia dilarikan ke rumah sakit dan mendapat penanganan sesuai dengan plafon limit di kontrak polisnya.
Setelah itu, ketika tiba giliran membayar biaya rumah sakit, ada beberapa biaya membengkak. Kenapa biaya tersebut membengkak? Seiring berjalannya waktu, alat bantu (pen) yang digunakan untuk menyanggah tulang belikat, biaya operasi, dan biaya rawat jalan setelah rawat inap naik dari tahun ke tahun.
Dari kejadian itu, Martin harus mengeluarkan uang tambahan sebesar Rp 38 juta. Seandainya asuransi rawat inap Martin sudah di-upgrade ke tipe yang sesuai dengan tagihan (on bill), tentu Martin tidak harus menombok biaya sebesar itu.
Berkaca pada apa yang dialami oleh Martin di atas, jadi seberapa penting meng-upgrade ke asuransi rawat inap sesuai dengan tagihan (on-bill)?
Terkait hal itu, untuk lebih memahami dan mengetahui manfaat lebih dari meng-upgrade asuransi rawat inap on bill, silakan isi formulir di halaman ini agar dapat kami tangani lebih lanjut.
Anda tidak perlu ragu untuk mengisinya karena tidak ada kewajiban apa pun bagi Anda untuk menggunakan rekomendasi saya atau tidak.(127/001)


