Saya setuju . Jika anda sudah merasa puas dengan asuransi kesehatan saat ini, tidak perlu menambah asuransi kesehatan. Tetapi tahukah Anda, BPJS ataupun asuransi kesehatan hanya akan membayar rumah sakit anda, tidak satu sen pun akan dibayarkan kepada rekening bank anda. Padahal penghasilan bisa saja terhenti karena penyakit yang serius. Siapakah yang harus membayar pengeluaran rumah tangga anda sementara anda tidak bisa bekerja? Asuransi kondisi kritis memberikan pengganti income anda ketika terjadi penyakit yang serius yang membuat penghasilan anda terhenti.
Copy TextApakah anda pernah melihat ATM di tengah jalan kehujanan dan kepanasan? Mengapa semua mesin ATM harus ditempatkan di ruangan tertutup, ber AC, dan dilengkapi CCTV? Karena ATM tersebut dapat mengeluarkan uang. Siapakah ATM di keluarga anda? Mengapa berkeliaran ke sana sini tanpa perlindungan? Bagaimana kalau rusak sehingga tidak dapat mengeluarkan uang lagi? Siapa yang akan menggantikan fungsi anda sebagai pemberi uang kepada keluarga?
Copy TextBoleh saya tahu apa definisi haram? Menurut bapak apakah MUI dan Dewan Syariah Nasional lebih mengerti daripada kita? Karena menurut mereka produk syariah dinyatakan halal.
Copy TextSelamat! Anda dan keluarga sudah terlindungi dengan baik, saya yakin sekarang saatnya anda memberi kepada orang lain. Bapak pernah mendengar social atau charitable insurance? Bapak bisa bermanfaat bagi dunia selama-lamanya.
Copy TextSetuju pak. Saya juga percaya. Apakah anda mengunci rumah sebelum pergi? Memakai helm ketika naik motor? Masih bekerja mencari nafkah? Masih ke dokter ketika sakit? Mengapa tidak percayakan kepada Tuhan juga? Tentu anda setuju, manusia memiliki porsi nya dalam berusaha. Dan Tuhan berikan akal budi agar kita mengusahakan yang kita mampu.
Tuhan bekerja melalui tangan manusia lain bukan? Menurut anda atas seijin siapa kita dapat bertemu hari ini? Tentunya tidak ada yang kebetulan ya? Mungkin ada rencanaNya atas pertemuan kita.
Cerita pendeta yang kebanjiran
Copy TextBoleh saya tahu, bapak sampai kapan bekerja kantor? Jika sudah pensiun baru mencari asr pribadi resikonya ada 2 pak : yang pasti lebih mahal krn faktor umur. Resiko yang lebih besar adalah ditolak krn kesehatan sudah tidak prima lagi.
Copy TextBoleh saja pak. Namun sekedar info, semakin ditunda, semakin berkurang manfaat utk bapak. Manfaat uang santunan, manfaat investasi dan premi makin tinggi. Utk saya tidak ada masalah, malah lebih besar manfaat utk saya pak. (Krn premi lebih tinggi, komisi lebih besar )
Copy TextMemang tidak ada istri yang suka bayar asuransi. Tapi tidak ada janda yang mengeluh krn UP yang terlalu besar. Bapak adalah kepala keluarga, apakah bapak akan membiarkan tanggung jawab menimpa ibu dan anak ketika ada musibah? Saya yakin istri setuju jika mengerti manfaat ini untuk kebaikan keluarga. Ijinkan saya bertemu ibu utk memberi pengertian yang layak.
Copy TextAsuransi adalah kontrak antara UANG dan WAKTU. Boleh saya tau, bagian mana yang tidak menarik untuk bapak? UANG atau WAKTU?
Copy TextBapak/Ibu, rumah yang anda tempati saat ini milik siapa? (jawaban : milik saya sendiri )apakah buktinya bahwa ini milik anda? (jawaban : akta )
Kendaraan yang anda miliki saat ini, milik siapa? (jawaban : milik sendiri )apakah buktinya? ( jawaban : BPKB ) kalau begitu, setujukah bahwa semua pembuktiannya dalam bentuk kertas? sebesar apapun anda bersikeras bahwa rumah yang anda tempati adalah milik anda, namun jika anda tidak memiliki bukti akta kepemilikan, maka anda tidak dapat membuktikannya. Dan ini semua tidak ada bedanya dengan buku polis yang hanyalah secarik kertas.
Copy TextSaya memahami mengapa anda merasa demikian, awalnya saya juga berpikir seperti itu namun setelah saya mempelajari lebih dalam, asuransi itu tentunya tidak akan bisa menyembuhkan atau mengambil rasa sakit tersebut.
Tidak ada orang dimanapun yang mau diberikan uang namun harus mengalami kemalangan/kesakitan terlebih dahulu, sebesar apapun uangnya, kesehatan tetap lebih berharga. Namun peran asuransi disini adalah hanya mengambil beban finasial yang terjadi.
Copy TextBapak/Ibu saat ini kalau boleh memilih dalam keadaan terdesak, apakah anda memilih rumah senilai 5 Milyar atau dana tunai senilai 5 Milyar? ( kebanyakan akan memilih dana tunai ) mengapa anda memilih tunai? pastinya karena dalam keadaan terdesak dana tunai lebih mudah di akses dibandingkan dengan asset berbentuk properti.
Tahukah anda bahwa kebanyakan keluarga saat ditinggalkan pencari nafkahnya akan langsung berada dalam keadaan terdesak? Jika memang itu kasusnya, mengapa anda masih bersikeras meninggalkan asset kepada anak-anak anda dan bukan uang tunai seperti yang anda sampaikan?
( tambahan informasi : properti memiliki kelemahan seperti biaya-biaya balik nama, pajak dan tidak likuid di keadaan terdesak, diluar itu juga selera, belum tentu rumah itu sesuai dengan apa yang diinginkan oleh anaknya)
Copy TextSaya sangat senang mendengar hal itu, semakin anda kaya maka anda semakin membutuhkan perlindungan asuransi, karena asuransi dibuat oleh orang kaya untuk orang kaya untuk bisa tetap kaya. Apakah anda ingin saya pastikan untuk tetap kaya?
Copy TextBapak/Ibu saya paham bahwa anda ingin mempelajari dahulu proposalnya, namun kalau saya boleh jujur banyak bagian dari proposal tersebut yang cukup teknis dan perlu saya jelaskan secara langsung kepada anda.
Bayangkan jika anda pergi ke apotik dan kemudian apotik itu langsung memberikan obat tersebut tanpa menjelaskan berapa dosisnya, bagaimana cara meminumnya dan kapan harus diminum? Hal yang sama berlaku dalam perencanaan asuransi.
Izinkan saya untuk bertemu dengan anda selama 15 menit saja untuk menjelaskan dan bisa memberikan manfaat bagi keluarga anda.
Copy TextMengurus rumah tangga adalah pekerjaan yang paling tidak dibayar secara layak dan tidak diakui, namun sebenarnya istri anda adalah asset terbesar anda.
apa yang terjadi jika istri tidak ada dan anda harus tetap bekerja? siapa yang nanti akan mengatur rumah anda, menjemput anak-anak anda di sekolah? mengajarkan mereka? apakah anda sanggup melakukan hal itu sambil anda harus tetap bekerja?
istri anda mengambil alih semua tanggungjawab di rumah dan tanpa upah, coba bayangkan berapa nilai yang hilang jika beliau tidak ada? pastinya tidak ternilai harganya. Cobalah anda pikirkan kembali hal itu.
Copy Text