Kewajiban Ayah Penyayang Keluarga Lebih Panjang dari Umurnya
Ada seorang Ayah yang sangat mengasihi keluarganya. Sebutlah namanya Anton, seorang manajer di bank besar yang cemerlang kariernya. Anton dikaruniai 2 anak, dan Anisa, istri Anton, memilih tidak bekerja agar bisa fokus mengurus dan mendidik putra-putri mereka. Keputusan Anisa untuk menjadi full-time mom juga atas permintaan Anton yang merasa penghasilannya sudah lebih dari cukup.
Keluarga ini hidup berkecukupan dan semua berjalan baik-baik saja, sampai suatu malam Anton mengalami kecelakaan yang parah dan menyebabkan ia meninggal. Saat itu putranya baru berusia 6 tahun dan putrinya berusia 4 tahun. Anisa yang sejak punya anak tidak pernah bekerja lagi menjadi sangat sulit memperoleh pekerjaan apalagi dengan gaji sesuai dengan gaya hidup yang sudah telanjur tinggi.
Alhasil, Anisa mulai menggunakan uang tabungan yang dikumpulkan selama ini. Sebentar saja habislah uang tabungannya, kemudian ia mulai menjual satu per satu asetnya. Hingga suatu titik saat putranya harus kuliah, Anisa tidak memiliki uang yang cukup untuk membiayai. Putranya terpaksa harus mencari kerja apa saja dan berharap bisa sambil meneruskan kuliah.
Seandainya Anton memiliki proteksi asuransi yang memadai jumlahnya, maka keluarga Anton akan memperoleh uang tunai yang cukup untuk melanjutkan hidup sesuai gaya hidup sebelumnya tanpa harus menguras tabungan, apalagi sampai menjual aset. Putra dan putrinya juga akan bisa kuliah di tempat yang baik tanpa perlu memikirkan biayanya lagi.
Sayangnya, banyak orang berpikir bahwa asuransi tidak diperlukan karena penghasilan saat ini cukup besar dan merasa semuanya baik-baik saja. Jadilah bijak, kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi pada kehidupan kita di menit berikut. Lagipula jika Anton berumur panjang, premi yang dibayarkan akan terakumulasi sehingga bisa dimanfaatkan/dicairkan untuk biaya hari tua Anton dan Anisa.(156/009)
